Lodaer Img

PENGALAMAN PASIEN SAAT BEROBAT DI RSPON

Editor: Marketing RSPON

Ny. R (83 tahun), dari Kampung Melayu, Jakarta Timur

Ny. R pertama kali ke IGD RSPON pada 24 Juni 2022 dengan keluhan bicara pelo serta lemas pada tangan dan kaki kiri. Pukul 08.00 WIB, Ny. R merosot di kursi saat sedang sholat Dhuha (Ny. R sholat dalam keadaan duduk). Keluhan ini merupakan keluhan pertama. Ny. R memiliki riwayat penyakit sebelumnya yaitu penyakit hipertensi. Keluarga langsung membawa Ny. R ke IGD RSPON dengan waktu kurang dari satu jam perjalanan.

Di IGD RSPON, Ny. R langsung dilakukan pemeriksaan fisik, pemeriksaan neurologis, CT scan kepala, rontgen dada, EKG (rekam jantung), dan laboratorium stroke lengkap. Dari hasil pemeriksaan tersebut, Ny. R didiagnosis stroke iskemik dan harus di rawat inap di RSPON. Ny. R di rawat di ruang VIP lantai 11 dengan Dokter Penanggung Jawab dr. Asnelia Devicaesaria, dr., Sp.N., Subsp.NGD(K). Saat di ruang rawat inap, bicara Ny. R sudah tidak pelo lagi. Lemas pada kaki dan tangan kiri juga sudah berkurang. 

Setelah satu minggu di rawat, Ny. R diperbolehkan pulang dan kontrol rutin ke Poli Eksekutif lantai 5. Ny. R juga rutin mengikuti program fisioterapi di RSPON. Saat ini Ny. R sudah tidak ada keluhan. Ny. R juga menjaga pola makan sehat dan rutin berolahraga agar tidak terkena stroke lagi.

Ny. R merasa senang bisa di rawat RSPON. Penanganan dari tim medis dan tenaga kesehatan RSPON sangat cepat dan baik. Namun keluarga Ny. R memberikan saran agar dilakukan pelatihan komunikasi efektif atau pelayanan prima untuk petugas penunjang seperti petugas admisi, admin yang berhubungan langsung dengan pasien atau keluarga pasien. Sampai sekarang Ny. R kontrol rutin ke Poli Eksekutif RSPON.

Share Artikel:

Facebook
WhatsApp
Copy Link

Artikel Terkait

Testimoni Neurology Medical Hospital Health care Brain treatment Brain therapy